Perlindungan dari Kejahatan Diri & Tipuan Iblis
اللَّهُمَّ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ، عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِي، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِي سُوءًا أَوْ أَجُرَّهُ إِلَى مُسْلِمٍ
Allâhumma fâthiras-samâwâti wal-ardh, ‘âlimal-ghaibi wasy-syahâdah, rabba kulli syai'in wa malîkah, asyhadu allâ ilâha illâ anta, a‘ûdzu bika min syarri nafsî, wa min syarrisy-syaithâni wa syirkih, wa an aqtarifa ‘alâ nafsî sû'an au ajurrahû ilâ muslim.
"Ya Allah, Pencipta langit dan bumi, Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Tuhan dan Penguasa segala sesuatu. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan diriku, dari kejahatan setan dan jerat kesyirikannya, serta dari berbuat keburukan terhadap diriku sendiri atau menyeretnya kepada seorang muslim."
Ketuk tombol setelah selesai membaca doa ini.
Lihat silsilah sanad, perawi & syarah Nawawi
Keabsahan Dalil & Takhrij Hadis
HR. Abu Dawud (No. 5067), HR. At-Tirmidzi (No. 3392), HR. Ahmad (No. 51)
Diajarkan langsung oleh Rasulullah ﷺ ketika Abu Bakar Ash-Shiddiq meminta diajarkan kalimat dzikir untuk dibaca saat pagi, sore, dan saat merebahkan tubuh ke ranjang.
"Doa ini membentengi seorang mukmin dari keburukan internal (hawa nafsu) dan keburukan eksternal (bisikan dan jerat perangkap iblis)."