Doa Pelenyap Gelisah & Susah Tidur (Insomnia)
اللَّهُمَّ غَارَتِ النُّجُومُ، وَهَدَأَتِ الْعُيُونُ، وَأَنْتَ حَيٌّ قَيُّومٌ، لَا تَأْخُذُكَ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ، يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ أَهْدِئْ لَيْلِي، وَأَنِمْ عَيْنِي
Allâhumma ghâratin-nujûm, wa hada'atil-‘uyûn, wa anta hayyun qayyûm, lâ ta'khudzuka sinatuw-walâ naum, yâ hayyu yâ qayyûm, ahdi' lailî wa anim ‘ainî.
"Ya Allah, bintang-bintang telah terbenam, mata-mata telah tenang terpejam, dan Engkau Maha Hidup lagi Maha Mandiri Mengurus makhluk-Nya, tidak mengantuk dan tidak pula tidur. Wahai Yang Maha Hidup lagi Maha Mandiri, tenangkanlah malamku dan lelapkanlah mataku."
Ketuk tombol setelah selesai membaca doa ini.
Lihat silsilah sanad, perawi & syarah Nawawi
Keabsahan Dalil & Takhrij Hadis
HR. Ibnu Sunni (Amalul Yaum wal Lailah No. 749), HR. Ath-Thabrani (Al-Mu'jamul Kabir No. 4919)
Zaid bin Tsabit mengadu kepada Rasulullah ﷺ karena penyakit insomnia (sulit tidur dan gelisah). Setelah beliau mengamalkan doa ini, Allah melenyapkan penyakit tersebut dan beliau bisa tidur nyenyak.
"Doa ini memadukan kepasrahan kepada Dzat Yang tidak pernah tidur untuk meneduhkan saraf dan pikiran yang tegang."