Doa Memasuki Masjid & Pintu Rahmat
أَعُوذُ بِاللَّهِ الْعَظِيمِ، وَبِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ، وَسُلْطَانِهِ الْقَدِيمِ، مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ. بِسْمِ اللَّهِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ، اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
A‘ûdzu billâhil-‘adhîm, wa bi-wajhihil-karîm, wa sulthânihil-qadîm, minasy-syaithânir-rajîm. Bismillâh, wash-shalâtu was-salâmu ‘alâ rasûlillâh, Allâhummaf-tah lî abwâba rahmatik.
"Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Agung, dengan wajah-Nya Yang Mulia, dan kekuasaan-Nya yang qadim (abadi), dari setan yang terkutuk. Dengan nama Allah, semoga shalawat dan salam tercurah atas Rasulullah. Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu."
Ketuk tombol setelah selesai membaca doa ini.
Lihat silsilah sanad, perawi & syarah Nawawi
Keabsahan Dalil & Takhrij Hadis
HR. Abu Dawud (No. 465), HR. Muslim (No. 713), HR. Ibnu Majah (No. 772)
Jika seseorang membacanya saat masuk masjid, setan berkata: 'Ia telah terjaga dan terlindungi dariku sepanjang hari ini.'
"Disunnahkan mendahulukan kaki kanan saat melangkah masuk masjid dan berniat i'tikaf."