Doa Pertama Kali Melihat Ka'bah
اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ، فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ، اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً، وَزِدْ مَنْ شَرَّفَهُ وَعَظَّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوِ اعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَكْرِيمًا وَتَعْظِيمًا وَبِرًّا
Allâhumma antas-salâmu wa minkas-salâm, fahayyinâ rabbanâ bis-salâm. Allâhumma zid hâdzal-baita tasyrifan wa ta'zhîman wa takrîman wa mahâbatan, wa zid man syarrafahû wa 'azzhamahû mimman hajjahû awi'tamarahû tasyrifan wa takrîman wa ta'zhîman wa birrâ.
"Ya Allah, Engkaulah As-Salam (Maha Sejahtera) dan dari-Mu lah keselamatan itu, maka hidupkanlah kami wahai Tuhan kami dengan keselamatan. Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kehebatan bagi Baitullah ini; dan tambahkanlah kemuliaan, kehormatan, keagungan, dan kebajikan bagi siapa saja yang memuliakannya dari kalangan yang berhaji atau berumrah."
Ketuk tombol setelah selesai membaca doa ini.
Lihat silsilah sanad, perawi & syarah Nawawi
Keabsahan Dalil & Takhrij Hadis
HR. Al-Baihaqi dalam Syu'abul Iman (No. 4011), Imam As-Syafi'i dalam Al-Umm (2/187), Al-Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar Bab Dukhulil Masjidil Haram
Memandang Ka'bah adalah ibadah tersendiri; saat melihatnya pertama kali adalah salah satu waktu mustajab yang tidak boleh dilewatkan tanpa berdoa.
"Imam An-Nawawi sangat menganjurkan untuk menghentikan langkah sejenak saat pertama kali melihat Ka'bah dan mengangkat tangan berdoa sebanyak-banyaknya."