Tahlil Pemurnian Niat Ibadah Ba'da Sholat
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ
Lâ ilâha illallâhu wahdahû lâ syarîka lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu wa huwa ‘alâ kulli syai'in qadîr. Lâ haula wa lâ quwwata illâ billâh. Lâ ilâha illallâhu wa lâ na‘budu illâ iyyâh, lahun-ni‘matu wa lahul-fadhlu wa lahuts-tsanâ'ul-hasan. Lâ ilâha illallâhu mukhlishîna lahud-dîna wa lau karihal-kâfirûn.
"Tiada tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. Tiada tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah kecuali hanya kepada-Nya. Milik-Nya segala kenikmatan, keutamaan, dan pujian yang baik. Tiada tuhan selain Allah, dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, walaupun orang-orang kafir membencinya."
Ketuk tombol setelah selesai membaca doa ini.
Lihat silsilah sanad, perawi & syarah Nawawi
Keabsahan Dalil & Takhrij Hadis
HR. Muslim (No. 594), HR. Abu Dawud (No. 1506), HR. An-Nasa'i (No. 1339)
Abdullah bin Zubair biasa bertahlil dengan suara terdengar di setiap akhir shalat setelah beliau mengucapkan salam.
"Dzikir ini menyatukan tauhid ibadah, tauhid syukur atas nikmat, dan keikhlasan mutlak hanya untuk Allah."